Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label SENI BUDAYA. Show all posts
Showing posts with label SENI BUDAYA. Show all posts

Oct 7, 2011

Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer


Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

1.
SENI RUPA TRADISIONAL
Pengertian
Seni tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu. Seni tradisional yang ada di suatu daerah berbeda dengan yang ada di daerah lain, meski pun tidak menutup kemungkinan adanya seni tradisional yang mirip antara dua daerah yang berdekatan.
Ciri-ciri
*
Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religius maupun seremonial/istanasentris.
*
Terikat dengan pakem-pakem tertentu.
Contoh
Wayang kulit, wayang golek, wayang beber, ornamen pada rumah-rumah tradisional di tiap daerah, batik, songket, dan lain-lain.
1.
SENI RUPA MODERN
Pengertian
Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa.
Ciri-ciri
*
Konsep penciptaannya tetap berbasis pada sebuah filosofi , tetapi jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas.
*
Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu.
Contoh
Lukisan-lukisan karya Raden Saleh Syarif Bustaman, Basuki Abdullah, Affandi, S.Soedjojono dan pelukis era modern lainnya.
Seniman
Raden Saleh Syarif Bustaman, Abdulah Sr, Pirngadi, Basuki Abdullah, Wakidi, Wahid Somantri, Agus Jaya Suminta, S. Soedjojono, Ramli, Abdul Salam, Otto Jaya S, Tutur, dan Emira Sunarsa.
1.
SENI RUPA KONTEMPORER
Pengertian
Seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Jadi seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Misalnya lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. Begitu pula dengan tarian, lebih kreatif dan modern.
Ciri-ciri
*
Tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman.
*
Tidak adanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas antara seni lukis, patung, grafis, kriya, teater, tari, musik, hingga aksi politik.
Contoh
Karya-karya happening art, karya-karya Christo dan berbagai karya enviromental art.
Seniman
Gregorius Sidharta, Christo, dan Saptoadi Nugroho.
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_rupa
http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_kontemporer
http://anakciremai.blogspot.com/pendidikan-seni-tentang-perkembangan-seni-rupa-indonesia
http://id.answers.yahoo.com

seni tari kutai

Seni Tari Kutai





Seni tari suku Kutai dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni Seni Tari Rakyat dan Seni Tari Klasik.
Seni Tari Rakyat
Merupakan kreasi artistik yang timbul ditengah-tengah masyarakat umum. Gerakan tarian rakyat ini menggabungkan unsur-unsur tarian yang ada pada tarian suku yang mendiami daerah pantai.
Yang termasuk dalam Seni Tari Rakyat adalah:
1. Tari Jepen
Jepen adalah kesenian rakyat Kutai yang dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu dan Islam. Kesenian ini sangat populer di kalangan rakyat yang menetap di pesisir sungai Mahakam maupun di daerah pantai.
Tarian pergaulan ini biasanya ditarikan berpasang-pasangan, tetapi dapat pula ditarikan secara tunggal. Tari Jepen ini diiringi oleh sebuah nyanyian dan irama musik khas Kutai yang disebut dengan Tingkilan. Alat musiknya terdiri dari gambus (sejenis gitar berdawai 6) dan ketipung (semacam kendang kecil).
Karena populernya kesenian ini, hampir di setiap kecamatan terdapat grup-grup Jepen sekaligus Tingkilan yang masing-masing memiliki gayanya sendiri-sendiri, sehingga tari ini berkembang pesat dengan munculnya kreasi-kreasi baru seperti Tari Jepen Tungku, Tari Jepen Gelombang, Tari Jepen 29, Tari Jepen Sidabil dan Tari Jepen Tali.
Seni Tari Klasik
Merupakan tarian yang tumbuh dan berkembang di kalangan Kraton Kutai Kartanegara pada masa lampau.
Yang termasuk dalam Seni Tari Klasik Kutai adalah:
1. Tari Persembahan
Dahulu tarian ini adalah tarian wanita kraton Kutai Kartanegara, namun akhirnya tarian ini boleh ditarikan siapa saja. Tarian yang diiringi musik gamelan ini khusus dipersembahkan kepada tamu-tamu yang datang berkunjung ke Kutai dalam suatu upacara resmi. Penari tidak terbatas jumlahnya, makin banyak penarinya dianggap bagus.
Tari Ganjur
Tari Ganjur

2. Tari Ganjur
Tari Ganjur merupakan tarian pria istana yang ditarikan secara berpasangan dengan menggunakan alat yang bernama Ganjur (gada yang terbuat dari kain dan memiliki tangkai untuk memegang). Tarian ini diiringi oleh musik gamelan dan ditarikan pada upacara penobatan raja, pesta perkawinan, penyambutan tamu kerajaan, kelahiran dan khitanan keluarga kerajaan. Tarian ini banyak mendapat pengaruh dari unsur-unsur gerak tari Jawa (gaya Yogya dan Solo).
3. Tari Kanjar
Tarian ini tidak jauh berbeda dengan Tari Ganjur, hanya saja tarian ini ditarikan oleh pria dan wanita dan gerakannya sedikit lebih lincah. Komposisi tariannya agak lebih bebas dan tidak terlalu ketat dengan suatu pola, sehingga tarian ini dapat disamakan seperti tari pergaulan. Tari Kanjar dalam penyajiannya biasanya didahului oleh Tari Persembahan, karena tarian ini juga untuk menghormati tamu dan termasuk sebagai tari pergaulan.
4. Tari Topeng Kutai
Tari ini asal mulanya memiliki hubungan dengan seni tari dalam Kerajaan Singosari dan Kediri, namun gerak tari dan irama gamelan yang mengiringinya sedikit berbeda dengan yang terdapat di Kerajaan Singosari dan Kediri. Sedangkan cerita yang dibawakan dalam tarian ini tidak begitu banyak perbedaannya, demikian pula dengan kostum penarinya.
Tari Topeng Kutai terbagi dalam beberapa jenis sebagai berikut:
01. Penembe
02. Kemindhu
03. Patih
04. Temenggung
05. Kelana
06. Wirun
07. Gunung Sari
08. Panji
09. Rangga
10. Togoq
11. Bota
12. Tembam
Tari Dewa Memanah
Tari Dewa Memanah
Tari Topeng Kutai hanya disajikan untuk kalangan kraton saja, sebagai hiburan keluarga dengan penari-penari tertentu. Tarian ini juga biasanya dipersembahkan pada acara penobatan raja, perkawinan, kelahiran dan penyambutan tamu kraton.
5. Tari Dewa Memanah
Tarian ini dilakukan oleh kepala Ponggawa dengan mempergunakan sebuah busur dan anak panah yang berujung lima. Ponggawa mengelilingi tempat upacara diadakan sambil mengayunkan panah dan busurnya keatas dan kebawah, disertai pula dengan bememang (membaca mantra) yang isinya meminta pada dewa agar dewa-dewa mengusir roh-roh jahat, dan meminta ketentraman, kesuburan, kesejahteraan untuk rakyat.

seni tari dayak







Seni Tari Dayak





1. Tari Gantar
Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.
Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn, Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak.
Tari Perang
Tari Perang

2. Tari Kancet Papatai / Tari Perang
Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Gerakan tarian ini sangat lincah, gesit, penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari.
Dalam tari Kancet Pepatay, penari mempergunakan pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dilengkapi dengan peralatan perang seperti mandau, perisai dan baju perang. Tari ini diiringi dengan lagu Sak Paku dan hanya menggunakan alat musik Sampe.



Tari Kancet Ledo
3. Tari Kancet Ledo / Tari Gong
Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin.
Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dan pada kedua tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung Enggang. Biasanya tari ini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga Kancet Ledo disebut juga Tari Gong.
4. Tari Kancet Lasan
Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo, namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon.
5.Tari Leleng
Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. Utan Along akhirnya melarikan diri kedalam hutan. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringi nyanyian lagu Leleng.

Tari Hudoq
6. Tari Hudoq
Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. Tarian ini erat hubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. Tari Hudoq dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak.
7. Tari Hudoq Kita'
Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang, yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita' dan Tari Hudoq ada pada kostum, topeng, gerakan tarinya dan iringan musiknya. Kostum penari Hudoq Kita' menggunakan baju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung, sedangkan topengnya berbentuk wajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. Ada dua jenis topeng dalam tari Hudoq Kita', yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat dari manik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah.
8. Tari Serumpai
Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik Serumpai (sejenis seruling bambu).
Belian
Tari Belian Bawo

9. Tari Belian Bawo
Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit, mengobati orang sakit, membayar nazar dan lain sebagainya. Setelah diubah menjadi tarian, tari ini sering disajikan pada acara-acara penerima tamu dan acara kesenian lainnya. Tarian ini merupakan tarian suku Dayak Benuaq.
10. Tari Kuyang
Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut.
11. Tari Pecuk Kina
Tarian ini menggambarkan perpindahan suku Dayak Kenyah yang berpindah dari daerah Apo Kayan (Kab. Bulungan) ke daerah Long Segar (Kab. Kutai Barat) yang memakan waktu bertahun-tahun.
12. Tari Datun
Tarian ini merupakan tarian bersama gadis suku Dayak Kenyah dengan jumlah tak pasti, boleh 10 hingga 20 orang. Menurut riwayatnya, tari bersama ini diciptakan oleh seorang kepala suku Dayak Kenyah di Apo Kayan yang bernama Nyik Selung, sebagai tanda syukur dan kegembiraan atas kelahiran seorang cucunya. Kemudian tari ini berkembang ke segenap daerah suku Dayak Kenyah.
13. Tari Ngerangkau
Tari Ngerangkau adalah tarian adat dalam hal kematian dari suku Dayak Tunjung dan Benuaq. Tarian ini mempergunakan alat-alat penumbuk padi yang dibentur-benturkan secara teratur dalam posisi mendatar sehingga menimbulkan irama tertentu.
14. Tari Baraga' Bagantar
Awalnya Baraga' Bagantar adalah upacara belian untuk merawat bayi dengan memohon bantuan dari Nayun Gantar. Sekarang upacara ini sudah digubah menjadi sebuah tarian oleh suku Dayak Benuaq.

Keanekaragaman Lagu Mancanegara di luar Asia



Standar Kompetensi :
c.       Mengapresiasi karya seni musik
d.      Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar :
a.       Mengidentifikasi lagu mancanegara di Luar Asia.
b.      Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu mancanegara di Luar Asia.
c.       Mengaransir lagu mancanegara di Luar Asia.
d.      Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Luar Asia.

Indikator:
1.   Siswa dapat mengaransemen lagu mancanegara di Asia
6.      Siswa dapat menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara diluar Asia.



A. Sejarah Musik Mancanegara
1.            Yunani Kuno (675 SM – Awal masehi )
Bangsa  Yunani dikenal sebagai peletak dasar seni musik barat. Mereka menyusun 2 tetrachord (dari phytagoras)yang membentuk sebuah tangga nada diatonis dalam satu oktaf.
Musik bagi bangsa Yunani juga berfungsi sebagai :
a.             Iringan upacara religius, penyembahan dewa.
b.            iringan upacara kerajaan.
c.             Iringan drama tari, sastra, atletik, gladiator, dan hiburan social.
d.            Iringan berperang.
Para ahli musik bangsa Yunani diantaranya : Aischylos (425 SM-456 SM), Sophocles (496 SM – 406 SM ), Pythagoras (585 SM – 505 SM), Aristoteles (384 SM – 422 SM), dan Aristoxenos (sekitar 325 SM). Instrumen yang terkenal adalah lyra, kitara (petik), dan Autos (seperti oboe).

2.            Abad Pertengahan (Abad V – XVI).
Abad pertengahan berada di antara  zaman akhir kerajaan Roma (476) dan zaman bangkitnya ilmu pengetahuan dan munculnya berbagai penemuan. Perubahan besar terjadi pada musik dunia di abad pertengahan. Musik yang dulunya terdiri dari satu suara (monofonik) bertambah menjadi beberapa suara (polifonik).
Pada abad ini terdapat perkembangan perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik. Pencetus tulisan musik atau notasi musik ini adalah Guido d’Arezzo (+1050).
Paduan suara juga berkembang di Eropa Barat, serta musik Greogiran oleh Paus Greogirus.
Pelopor musik pada abad pertengahan adalah :
a.       Guillanme Dufay dari Perancis.
b.      Adam de la Halle dari Jerman.

3.             Renaissance (Abad XVI – XVII)
Renaissance artinya “terlahir kembali”.Pada abad ini perkembangan musik gereja merosot, sedangkan musik duniawi mulai mendapat perhatian dan kedudukan yang makin penting. Instrumen musik , dulunya hanya sebagai pengiring lagu, mulai dibuat komposisinya. Instrumen orgel mendapat perhatian di Italia dan Jerman, sedangkan di Inggris lebih memperhatikan instrumen pendahulu piano yaitu virginal. Komponis terpenting abad Renaissance adalah Frescobaldi (1583 – 1644 Italia), Scheidt (1857 – 1654), Scheid Mann (1595 – 1663, Jerman), dan Bull (1563 – 1628, Inggris).
Opera mulai berkembang dengan menggunakan permainan solo sebuah instrumen (solistis) dan Koor besar.

4.             Barok dan Rakoko
Istilah “barok” dan “rokoko”dipinjam dari dunia arsitektur. Kemajuan pada abad ini terdapat dua aliran yang sifatnya hampir sama. Pada aliran Barok dan Rokoko sama-sama menggunakan ornamentik (hiasan musik). Tetapi pada aliran Barok memakai ornamentik yang diserahkan pada improvisasi spontan oleh pemain. Sedangkan pada Rokoko semua ornamentik dicatat.
Komponis-komponis pada abad Barok dan rokoko ini diantaranya :
a.             Johan Sebastian Bach (1685 – 1750) dari Jerman.
b.            George Frederick haendel (1685 – 1759) dari London.

5.            Klasik (Abad XVIII – Awal Abad XIX)
Istilah “klasik” dipinjam dari satu bentuk jenis dalam dunia sastra yang memberi cirri-ciri ketaatan pada kaidah-kaidah formal bentuk dan struktur komposisi dalam mencapai keseimbangna dan kesempurnaan musik. Abad klasik diawali sepeninggal bach dan Handel, sekitar tahun 1750. Komponis yang terpenting pada abad klasik adalah Johbn Stamitz (1717-1757),Franz Joseph Haydn (1732-1809) yang dikenal sebagai “Bapak Orkes Simfoni”(.100karya) dan “Bapak Kwartet” (.80 karya), dan Wolfgang Amadeus Mozart (1765-1791).

6.            Romantik (Abad XIX – Awal Abad XX).
Musik romantik sangat mementingkan perasaan yang subjektif. Musik bukan saja digunakan untuk mencapai keindsahan nada-nada,tetapi dipergunakan untujk mengungkapkan perasaan, sehingga banyak menggunakan dinamik dan tempo.
Komponis-komponis yang terkenal antara lain :
a.       Ludwig Van Beethoven dari Jerman.
b.      Franz Peter Schubert dari Wina.
c.       Francois Frederick Chopin dari Polandia.
d.      Robert Alexander Schumann dari Jerman.
e.       Johannes Brahms dari Jerman.

7.            Peralihan (Abad XX)
Sesungguhnya zaman kebesaran Romantik telah selesai sepeninggal Wagner. Zaman setelah Romantik bersifat membelakangi adat kebiasaan pada zaman Romantik. Munculnya berbagai unsure gaya yang tegas menunjukan arah pembaharuan yang berarti Revolusi musik. Komponis zaman peralihan menuju modern di antaranya : Cesar Auguste Franck (1882-1890), Gustav Mahler (1860-1911), Peter Ilyich Tschaikovsky (1840-1893), dan Sergei Rachmaninoff (1873-1943).

8.            Modern (Abad XX – Sekarang)
Musik pada zaman modern tidak mengakui adanya hokum-hukuim dan peraturan-peraturan karena kemajuan IPTEK yang semakin pesat, dan berkembangnya globalisasi dunia yang juga berimbas di perkembangan musik dunia.
Komponis zaman modern antara lain :
a.             Claude Archille Debussy dari Perancis.
b.            Bella Bartok dari Hongaria.
c.             Maurice Ravel dari Perancis.
d.            Igor fedorovinsky dari Rusia.
e.             Edward Benyamin Britten dari Inggris.
Perkembangan lagu menyesuaikan perkembangan musik pada waktu itu, kebanyakan lagu-lagu dari zaman Yunani hingga zaman peralihan berorientasi klasik atau berbentuk seriosa dengan iringan musik orkestra.

B. Apresiasi lagu mancanegara di Asia.
Apresiasi yaitu suatu kegiatan seseorang di dalam meniali atau menghargai karya seni. Penilaian yang lahir setelah melihat karya seni dapat bermacam-macam bentuknya. Hal tersebut timbul karena tingkat penilain seseorang terhadap seni beragam dan dipengaruhi latar belakang, tingkat intelektual dan status social yang beragam pula.
Ketika akan dapat menilai suatu lagu/ karya musik apabila kita menegrti benar-benar tentang lagu secara keselruhan mulai dari melodi, harmoni, ritme, birama, tangga nada, dan sebagainya. Apabila kita sudah dapat memahami lagu dengan baik, maka proses ini akan membantu menjadi seorang apresiator yang baik. Di dalam apresiasi karya seni dikenal dengan tiga tingkatan apresiasi yaitu :
1.      Apresiasi empatik, adalah apresiai yang hanya menilai baik dan kurang baiknya sebuah karya seni berdasarkan penglihatan mata saja.
2.      Apresiasi estetis, adalah apresiasi tentang keindahan dan mempunyai penilain tentang keindahan karya seni tersebut.
3.      Apresiasi kritis, Adalah apresiasi yang sudah dalam tingkat penganalisaan.

Ketika akan dapat menilai sebuah lagu/ karya musik apabila kita mengerti benaR tentang lagu secara keseluruhan mulai dari melodi, harmoni, ritme, tangga nada dan sebagainya. Apabila kita sudah dapat memahamim lagu dengan baik, maka proses ini akan membantu menjadi seoprang apresiator yang baik.
Substansi dasar dari musik adlah bunyi yang unsurnya disebut nada, yaitu bunyi yang mempunyai getaran teratur tiap detik denga sifat tinggi, panjang, keras, lembut, dan warna yang berbeda.
1.      Melodi
Melodi adlah naik turunya nada yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendahnya atau neik turunya.
2.      Ritme
Ritme atau irama adalah gerak nada yang teratur mengalir karena munculnya aksen tetap.
3.      Birama
Birama yaitu suatu tanda untuk menunjukkan jumlah ketukan dal;am satu ruas birama.
4.      Harmoni
Harmoni adalah hal yang berhubungan dengan keselarasan paduan bunyi.
5.      Tangga nada
Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang.

C. KEUNIKAN LAGU MANCANEGARA di LUAR ASIA

Musik Populer Mancanegara adalah musik popular yang lirik dan melodinya datang dan berasal dari luar negeri.
Jenis-jenis musik popular mancanegara :
1.            Musik Klasik
Adalah musik yang memiliki estetika atau keindahan yang mencapai tingkat mutu yang memuaskan dan mengandung nilai seni yang sangat tinggi.
Musik klasik lahir dan berkembang pada zaman setelah barok-Rokoko yang dimulai melalui karya Johann Stamitz.
Ciri-ciri (karakteristik) musik klasik :
a.             Peralihan dinamik dari pelan (descrendo) menjadi keras (crescendo) dan sebaliknya.
b.            Peralihan kecepatan dari mempercepat tempo (accelerando) atau menguranginya menjadi lambat (ritardando) dan sebaliknya.
c.             Hiasan ornament dibatasi pemakaiannya.
d.            Pemakaian harmoni akor tiga yang berlaku.
e.              Pemakaian accelereando (mempercepat tempo) dan ritardando (memperlambat tempo) dalam penyajian musik.
f.             Pembatasan pemakaian nada-nada penghias (ornamet).
g.            Pemakaian akor trinada.
Bentuk musik sonata, simfoni, concerto, dan karya-karya lepas (pieces) mengalami pendalamn dan penyempurnaaan yang ekspansif.

2.            Musik Jazz
Adalah jenis musik yang dimainkan atas dasar ritme dan perasaan disertai spontanitas dan dari permainan tersebut dihasilkan improvisasi-improvisasi.
Ciri-ciri musik jazz secara umum :
a.             Bass progresif (walking bass)
b.            Ritme menggantung/ patah-patah (syncope)
c.             Susunan melodi improvisasi
d.            Penggunaan akor dissonant
e.             Kebanyakan instrumental (lagu hanya dengan alat musik).
f.             Improvisasi relatif bebas
g.            Kebanyakan menggunakan alat-alat musik akustik
h.            Menggunakan standar teknologi rendah
i.              Memiliki tingkat kesulitan harmonisasi akor yang tinggi
j.              Teknik pengolahan lagu bervariasi
k.            Lagu berdurasi panjang
l.              Alat tiup dan piano mendominasi

Sejarah lahirnya musik jazz
Pada dasarnya, musik jazz berasal dari musik blues. Tahun 1861-1865 di Amerika Serikat berkecamuk perang saudara (civil war), antara pihak utara dan pihak selatan. Pihak utara dipimpin oleh Abraham Lincoln menghendaki perbudakan dihapuskan. Pihak selatan yang dipimpin oleh Kolonel Robert E. Lee tentu saja menolak, karena di daerah selatan banyak terdapat kawasan perkebunan yang banyak memperkerjakan budak-budak belian yang terdiri dari kaum Negro.
Demikian juga keadaan dikebun kapas milik orang Perancis yang terdapat di delta sungai Mississipi. Para budak belian yang kerja paksa tersebut dilarang berbicara satu sama lainnya, walau pada saat istirahat sekalipun, tetapi mereka diperkenankan menyanyi atau berpantun. Oleh karenanya pada waktu istirahat mereka bernyanyi dengan pantun sebagai sarana komunikasi dalam mencurahkan kepedihan hatinya. Mereka bernyanyi silih berganti, sementara yang lainnya mengiringi dengan bertepuk tangan atau memukul-mukul kayu dan benda-benda lainnya.

Setahun sekali orang-orang Perancis itu, merayakan hasil panen mereka dengan pesta yang disebut Mardi Grass, yang dimeriahkan oleh marching band. Sehari-harinya orang-orang Perancis sering memainkan musik tradisional yang mereka bawa dari Eropa yaitu musik klasik pada sore atau malam hari.
Pada waktu civil war berlangsung, banyak orang Perancis yang mengungsi dan meninggalkan rumah kediaman mereka beserta isinya. Budak-budak Negro itupun menemukan alat-alat musik yang ditinggalkan tuannya, dan mencoba memainkan instrumen tersebut. Para budak Negro tersebut meniru cara tuannya memainkan instrumen tersebut apa adanya dan asal bunyi saja.
Tanggal 9 April 1865, Kolonel Lee menandatangani perjanjian. Pihak selatan kalah dan perbudakan dihapuskan. Selanjutnya pada pesta Mardi grass, para Negro itu menari dan bernyanyi-nyanyi sepanjang jalan di New Orleans. Gaya nyanyian mereka kemudian disebut sebagai gaya New Orleans atau Blues.
Dengan berakhirnya civil war dan perang Amerika-Spanyol, banyak alat-alat marching band milik militer yang diperjual-belikan di took-toko loak (bekas). Para Negro itupun banyak yang membelinya, mereka memainkan alat-alat musik tersebut untuk mengiringi gaya menyanyi New Orleans ataupun instrumental. Itulah peristiwa yang disebut sebagai lahirnya atau asal mula musik Blues yang juga dikatakan sebagai lahirnya musik Jazz.
Blues sendiri berasal dari kata blue artinya sedih. Berdasarkan moment historal inilah maka dikatakan bahwa jazz adalah manifestasi tangis kesedihan kaum Negro yang mendambakan pembebasan dirinya dari perbudakan.


Tokoh-tokoh musik Jazz
a.             Louis Amstrong
Penyanyi, trompetis, dan pencipta lagu dengan julukan Scathmo. Dikenal karena teorinya tentang syncopation dan suara seraknya. Salah satu karyanya adalah Hello Dolly.
b.            Paul whiteman
Dirigen dan arranger Amerika yang lahir pada akhir abad ke-19. Ia banyak menggarap ilustrasi film. Salah satu karya yang penting adalah Rhapsody in blue dari karya Gershwin yang terkenal.
c.             Duke Ellington
Pemimpin orkes, aransir, pencipta, dan pianis yang merupakan tokoh besar jazz Negro-Amerika. Lahir di Washington 1899 dan wafat di New York 1974. Karya-karyanya yang popular dan menjadi lagu standar jazz, misalnya sophisticated lady, Mondigo, Solitude dan yang lain Such Sweet Thunder.
d.            Chris Barber
Pemimpin band, pemain trombone, dam pencipta lagu. Ia termasuk pemusik jazz paling baik dari Inggris pada dasawarsa 50-60 an. Album jazz-nya yang terkenal antara lain Collaboration.
e.             Charlie Parker
f.             Miles davis
g.            Ornette coleman

3.            Musik Rock
Adalah  aliran musik dalam  bentuk komposis melodi maupun harmoni penuh denga improvisasi dissonant (tidak enak didengar) yang memekakkan telinga.
Ciri-ciri musik Rock :
a.       Dibawakan oleh anak-anak muda dengan penuh emosi yang berkobar-kobar, sehingga bernyanyi sambil menjeri-jerit, berjingkrak-jingkrak sebebas mungkin.
b.      Menggunakan alat-alat elektrik (listrik) dan sound yang tajam (sangar).
c.       Syair/ lirik biasanya anti kemapanan dan protes social
d.      Berpakaian (kostum) apa adanya.
e.       Vokal mendapat bagian yang banyak
f.       Musik sudah diaransemen terlebih dahulu
g.      Mengikuti standar yaitu selalu sesuai dengan perkembangan teknologi
h.      Standar gramatik musik konserfatif berorientasi pada blues, harmoni-harmoni dasar, mayor-minor, diatonis, kadang-kadang ada unsure pentatonic
i.        Teknik pengolahan biasanya bentuk lagu pendek
Aliran-aliran dalam musik rock adalah progressive rock, alternative rock, punk, heavy metal, hard rock, garage rock, rock n roll.
Di awal kemunculannya (dasawarsa 1950-an) sangat dirisaukan oleh pihak kaum tua. Namun musik ini justru disenangi oleh kaum muda karena dianggap sebagai musik yang diharapkan memberi kebebasan gerak, sekaligus alat ekspresi diri, yang memberi pernyataan disertai pelepasan diri atas kungkungan yang berlaku.
Tokoh-tokoh musik Rock yang popular :
a.       Queen
Kelompok band yang palinh popular dan hebat di awal dasawarsa 1970-an. Beranggotakan Freddie Mercury (vokal), Brian May (gitar), Roger Taylor (bass), dan John Deacon (drum). Berhasil memadukan unsure klasik yang menghasilkan musik rock paling mewah dari musik yang ada pada saat inipun.
Lagu-lagunya yang sangat popular diantaranya : Queen, Bohemian Rhapsody, We are the Champion, dll.
b.      Rolling Stone
Kelompok Band paling tangguh sejak tahun 1964, terdiri dari Mick Jagger (vokal, harmonica), Keith Richard (gitar utama, vokal), Brian Jones (gitar, harmonica, sitar), Bill wyman (bass), dan Charlie Watts (drum).
c.       Scorpions, Emerson Lake Palmer, Deff Leppard, Deep Purple, Focus, Led Zeppelin, Radio Head, Montley Crue, Nazareth, White Lion, fire House, Jon bon Jovi, Mr. Big, Faith No More, guns N Roses, Poison, White Snake, Iron Maiden, Van Hallen, Aerosmith, Mettalica, Spultura, Nirvana, Linkin Park, dll.
d.      Fats Antoine Domino
Adalah penemu dari musik rock n roll yang saat itu secara tidak sengaja bermain di atas piano untuk gaya yang sdaat itu disebut honky tonk piano.
Pianis, penyanyi dan pencipta lagu ini lahir, lahir di New Orleans 1928.
e.       Elvis Presley
Penyanyi, gitaris, pencipta lagu, dan aktor, lahir di Tupello, Mississipi, 8 Januari 1935. Julukannya The King of Rock n Roll. Salah satu cirri yang membuat publik menyukainya adalah suaranya yang mirip orang kedinginan, selain wajahnya yang cakep, rambut serta pakaiannya yang khas, membuata banyak fans wanita menggilainya. Lagu perdananya yang cukup digandrungi adalah Heart Break Hotel. Lagu-lagunya lainnya antara lain : Love me tender, I feel so good, dll.
4.            Musik Pop
Musik ini identik dengan Band, yaitu kesatuan musik yang terdiri dari 4 hingga 8 orang yang membawakan lagu jenis pop dengan cirri dan gaya tersendiri yang mengutamakan beat (gerak irama), emosi dan hot.
Instrumen yang dipergunakan dalam band, tidak ditentukan jenisnya, namun pada umumnya satu perangkat alat musik terdiri dari : gitar (melodi,rhytm), gitar bass, organ/keyboard, drum serta tambahan saxophone, trompet, dll. Sehingga merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Kebanyakan grup band ternama beserta orang-orang top, sebagian besar di dominasi oleh negara Inggris seperti The Beatles dan Bee Gees (Australia).
a.       The Beatles
Berdiri di Liverpool Inggris, yang beranggotakan John Lennon (Lead vokal, pencipta lagu, piano, dan gitar ), Paul McCartney (gitar, piano, fuzz, vokal), George Harrison (Lead gitar, sitar ) dan Ringo starr (drum, vokal). Pengaruh musik Beatles sangat besar sekali ke penjuru dunia, banyak band bermunculan yang berkiblat padanya, baik dari segi musikalitas maupun gayanya. Lagu-lagunya banyak digemari, antara lain : I saw you standing there, Hey jude, Imagine, dll.
b.      Bee Gees
Band Australia dari periode rock akhir dasawarsa 1960-an, yang disebut-sebut sebagai pelopor sweet sound rock. Personilnya Barry Gibb (vokal), Maurice Gibb (bass), Robin Gibb (vokal, piano), Vince Melanoey (gitar), dan Colin Peterson (drum).
Bentuk musiknya banyak merangsang pemusik Indonesia, seperti : Koes Plus, Pan Bers, dan The Mercy’s. Lagu-lagunya yang hits antara lain : I star a joke, words, dll.
c.       Air Supply, ABBA, dll
5.            Musik Ska
Musik ska lahir tahun 1962 di Jamaika dari perpaduan musik R&B dan mento (paduan musik Afrika dan Jamaika). Pada saat itu jamaika sedang menggemari dan banyak meniru musik Amerika khususnya R&B dan Jazz. Maka, seseorang yang bernama Cecil Bustamente cambell – kemudian dikenal sebagai “Prince Buster”- mulai membuat sesuatu yang baru. Dia bekerjasama dengan pemain gitarnya yaitu  Jah Jerry untuk bereksperimen di musik. Mereka mencoba menitik beratkan ketukan after beat seperti itu kemudian menjadi cirri khas musik dari Jamaika hingga saat ini. Awalnya musik ska bersifaty instrumental. Lalu juga berkembang unsure vokalnya. Musik ska memeang dicirikan dengan dominannya suara instrumen brass/ tiup logam seperti terompet, trombone, juga saxophone. Musik ska kemudian menjadi musik komersil pertama dari Jamaika. Pada kenyataannya musik ska dikenal sebagai musik dansa rakyat Jamaika.
6.            Musik Reggae
Reggae berakar dari musik mento, ska, dan rocksteady (aliran ska yang lebih lambat). Reggae mulai berkembang pada akhir tahun 60-an di Jamaika. Saat itu generasi muda Jamaika sedang menyukai musik popular dari Amerika. Karena musik dari Amerika sedikit yang masuk ke Jamaika, maka musisi-musisi jalanan (street musicians) menciptakan musik ska pada awal tahun 60-an, kemudian, musik ska ini diubah lagi menjadi musik yang lebih banyak dimainkan dengan alat elektronik dan kemudian disebut musik reggae. Irama reggae yang lebih lambat daripada ska, lebih memungkinkan masuknya unsure vokal dalam musik ini. Istilah reggae sendiri tidak jelas asalnya. Diperkirakan berasal dari kota Jamaika untuk orang lusuh atau biasa. Salah seorang tokoh yang sangat berjasa pada perkembangan musik reggae adalah Bob Marley . Bob adalah tokoh legendaries yang dikenal sebagai bagian dari gerakan pembebasan kaum buruh di Jamaika yang diperlakukan tidak adil oleh kaum elit dalam tatanan social.               7.            Rhytm & Blues
Salah satu sumber kebanyakan aliran musik popular abad ke-20 adalah Blues. Aliran ini mulai berkembang pada tengah abad lalu di Amerika di antara orang kulit hitam yang kebanyakan merupakan buruh kasar.Diskriminasi ras yang masih kental pada saat itu membuat musik blues mencerminkan keterpencilan kaum buruh.
Rhytm & Blues adalah musik pernyataan budaya Amerika dan Afrika setelah Perang Dunia II 91939-1945) yang juga merupakan tanggapan terhadap musik popular Amerika. R&B adalah paduan dari jenis musik blues, jazz, boogie-woogie, dan musik gospel. Artis utama yang menampilkan gaya R&B adalah Nat King Cole pada tahun 1950.

Sep 22, 2011

SEJARAH MUSIK DUNIA


Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis.

A.Perkembangan Musik Dunia
Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi
PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN :
1.Zaman Abad Pertengahan
Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan.
Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d’ Arezzo (1050 M)
Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius.
Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah :
1. Gullanme Dufay dari Prancis.
2. Adam de la halle dari Jerman.
2. Zaman Renaisance (1500 – 1600)
Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.
Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya :
1. Giovanni Gabrieli (1557 – 1612) dari Italia.
2. Galilei (1533 – 1591) dari Italia.
3. Claudio Monteverdi (1567 – 1643) dari Venesia.
4. Jean Baptiste Lully (1632 – 1687) dari Prancis.
3. Zaman Barok dan Rokoko
Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat.
Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko :
A. Johan Sebastian Bach
Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal:
1. St. Mathew Passion.
2. Misa dalam b minor.
3. 13 buah konser piano dengan orkes
4. 6 buah Konserto Brandenburg
Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental.
Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig
B. George Fredrick Haendel
Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun 1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ;
1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal.
2. Water Musik (Musik Air).
3. Fire Work Music (Musik Petasan).
Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey.
4. Zaman Klasik 91750 – 1820)
Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.
Ciri-ciri Zaman musik Klasik:
a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo.
b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).
c. Pemakaian Ornamentik dibatasi
d. Penggunaan Accodr 3 nada.

Keanekaragaman Lagu Mancanegara di luar Asia


Standar Kompetensi :
c.       Mengapresiasi karya seni musik
d.      Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar :
a.       Mengidentifikasi lagu mancanegara di Luar Asia.
b.      Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu mancanegara di Luar Asia.
c.       Mengaransir lagu mancanegara di Luar Asia.
d.      Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Luar Asia.

Indikator:
1.   Siswa dapat mengaransemen lagu mancanegara di Asia
6.      Siswa dapat menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara diluar Asia.



A. Sejarah Musik Mancanegara
1.            Yunani Kuno (675 SM – Awal masehi )
Bangsa  Yunani dikenal sebagai peletak dasar seni musik barat. Mereka menyusun 2 tetrachord (dari phytagoras)yang membentuk sebuah tangga nada diatonis dalam satu oktaf.
Musik bagi bangsa Yunani juga berfungsi sebagai :
a.             Iringan upacara religius, penyembahan dewa.
b.            iringan upacara kerajaan.
c.             Iringan drama tari, sastra, atletik, gladiator, dan hiburan social.
d.            Iringan berperang.
Para ahli musik bangsa Yunani diantaranya : Aischylos (425 SM-456 SM), Sophocles (496 SM – 406 SM ), Pythagoras (585 SM – 505 SM), Aristoteles (384 SM – 422 SM), dan Aristoxenos (sekitar 325 SM). Instrumen yang terkenal adalah lyra, kitara (petik), dan Autos (seperti oboe).

2.            Abad Pertengahan (Abad V – XVI).
Abad pertengahan berada di antara  zaman akhir kerajaan Roma (476) dan zaman bangkitnya ilmu pengetahuan dan munculnya berbagai penemuan. Perubahan besar terjadi pada musik dunia di abad pertengahan. Musik yang dulunya terdiri dari satu suara (monofonik) bertambah menjadi beberapa suara (polifonik).
Pada abad ini terdapat perkembangan perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik. Pencetus tulisan musik atau notasi musik ini adalah Guido d’Arezzo (+1050).
Paduan suara juga berkembang di Eropa Barat, serta musik Greogiran oleh Paus Greogirus.
Pelopor musik pada abad pertengahan adalah :
a.       Guillanme Dufay dari Perancis.
b.      Adam de la Halle dari Jerman.

3.             Renaissance (Abad XVI – XVII)
Renaissance artinya “terlahir kembali”.Pada abad ini perkembangan musik gereja merosot, sedangkan musik duniawi mulai mendapat perhatian dan kedudukan yang makin penting. Instrumen musik , dulunya hanya sebagai pengiring lagu, mulai dibuat komposisinya. Instrumen orgel mendapat perhatian di Italia dan Jerman, sedangkan di Inggris lebih memperhatikan instrumen pendahulu piano yaitu virginal. Komponis terpenting abad Renaissance adalah Frescobaldi (1583 – 1644 Italia), Scheidt (1857 – 1654), Scheid Mann (1595 – 1663, Jerman), dan Bull (1563 – 1628, Inggris).
Opera mulai berkembang dengan menggunakan permainan solo sebuah instrumen (solistis) dan Koor besar.

4.             Barok dan Rakoko
Istilah “barok” dan “rokoko”dipinjam dari dunia arsitektur. Kemajuan pada abad ini terdapat dua aliran yang sifatnya hampir sama. Pada aliran Barok dan Rokoko sama-sama menggunakan ornamentik (hiasan musik). Tetapi pada aliran Barok memakai ornamentik yang diserahkan pada improvisasi spontan oleh pemain. Sedangkan pada Rokoko semua ornamentik dicatat.
Komponis-komponis pada abad Barok dan rokoko ini diantaranya :
a.             Johan Sebastian Bach (1685 – 1750) dari Jerman.
b.            George Frederick haendel (1685 – 1759) dari London.

5.            Klasik (Abad XVIII – Awal Abad XIX)
Istilah “klasik” dipinjam dari satu bentuk jenis dalam dunia sastra yang memberi cirri-ciri ketaatan pada kaidah-kaidah formal bentuk dan struktur komposisi dalam mencapai keseimbangna dan kesempurnaan musik. Abad klasik diawali sepeninggal bach dan Handel, sekitar tahun 1750. Komponis yang terpenting pada abad klasik adalah Johbn Stamitz (1717-1757),Franz Joseph Haydn (1732-1809) yang dikenal sebagai “Bapak Orkes Simfoni”(.100karya) dan “Bapak Kwartet” (.80 karya), dan Wolfgang Amadeus Mozart (1765-1791).

6.            Romantik (Abad XIX – Awal Abad XX).
Musik romantik sangat mementingkan perasaan yang subjektif. Musik bukan saja digunakan untuk mencapai keindsahan nada-nada,tetapi dipergunakan untujk mengungkapkan perasaan, sehingga banyak menggunakan dinamik dan tempo.
Komponis-komponis yang terkenal antara lain :
a.       Ludwig Van Beethoven dari Jerman.
b.      Franz Peter Schubert dari Wina.
c.       Francois Frederick Chopin dari Polandia.
d.      Robert Alexander Schumann dari Jerman.
e.       Johannes Brahms dari Jerman.

7.            Peralihan (Abad XX)
Sesungguhnya zaman kebesaran Romantik telah selesai sepeninggal Wagner. Zaman setelah Romantik bersifat membelakangi adat kebiasaan pada zaman Romantik. Munculnya berbagai unsure gaya yang tegas menunjukan arah pembaharuan yang berarti Revolusi musik. Komponis zaman peralihan menuju modern di antaranya : Cesar Auguste Franck (1882-1890), Gustav Mahler (1860-1911), Peter Ilyich Tschaikovsky (1840-1893), dan Sergei Rachmaninoff (1873-1943).

8.            Modern (Abad XX – Sekarang)
Musik pada zaman modern tidak mengakui adanya hokum-hukuim dan peraturan-peraturan karena kemajuan IPTEK yang semakin pesat, dan berkembangnya globalisasi dunia yang juga berimbas di perkembangan musik dunia.
Komponis zaman modern antara lain :
a.             Claude Archille Debussy dari Perancis.
b.            Bella Bartok dari Hongaria.
c.             Maurice Ravel dari Perancis.
d.            Igor fedorovinsky dari Rusia.
e.             Edward Benyamin Britten dari Inggris.
Perkembangan lagu menyesuaikan perkembangan musik pada waktu itu, kebanyakan lagu-lagu dari zaman Yunani hingga zaman peralihan berorientasi klasik atau berbentuk seriosa dengan iringan musik orkestra.

B. Apresiasi lagu mancanegara di Asia.
Apresiasi yaitu suatu kegiatan seseorang di dalam meniali atau menghargai karya seni. Penilaian yang lahir setelah melihat karya seni dapat bermacam-macam bentuknya. Hal tersebut timbul karena tingkat penilain seseorang terhadap seni beragam dan dipengaruhi latar belakang, tingkat intelektual dan status social yang beragam pula.
Ketika akan dapat menilai suatu lagu/ karya musik apabila kita menegrti benar-benar tentang lagu secara keselruhan mulai dari melodi, harmoni, ritme, birama, tangga nada, dan sebagainya. Apabila kita sudah dapat memahami lagu dengan baik, maka proses ini akan membantu menjadi seorang apresiator yang baik. Di dalam apresiasi karya seni dikenal dengan tiga tingkatan apresiasi yaitu :
1.      Apresiasi empatik, adalah apresiai yang hanya menilai baik dan kurang baiknya sebuah karya seni berdasarkan penglihatan mata saja.
2.      Apresiasi estetis, adalah apresiasi tentang keindahan dan mempunyai penilain tentang keindahan karya seni tersebut.
3.      Apresiasi kritis, Adalah apresiasi yang sudah dalam tingkat penganalisaan.

Ketika akan dapat menilai sebuah lagu/ karya musik apabila kita mengerti benaR tentang lagu secara keseluruhan mulai dari melodi, harmoni, ritme, tangga nada dan sebagainya. Apabila kita sudah dapat memahamim lagu dengan baik, maka proses ini akan membantu menjadi seoprang apresiator yang baik.
Substansi dasar dari musik adlah bunyi yang unsurnya disebut nada, yaitu bunyi yang mempunyai getaran teratur tiap detik denga sifat tinggi, panjang, keras, lembut, dan warna yang berbeda.
1.      Melodi
Melodi adlah naik turunya nada yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendahnya atau neik turunya.
2.      Ritme
Ritme atau irama adalah gerak nada yang teratur mengalir karena munculnya aksen tetap.
3.      Birama
Birama yaitu suatu tanda untuk menunjukkan jumlah ketukan dal;am satu ruas birama.
4.      Harmoni
Harmoni adalah hal yang berhubungan dengan keselarasan paduan bunyi.
5.      Tangga nada
Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang.

C. KEUNIKAN LAGU MANCANEGARA di LUAR ASIA

Musik Populer Mancanegara adalah musik popular yang lirik dan melodinya datang dan berasal dari luar negeri.
Jenis-jenis musik popular mancanegara :
1.            Musik Klasik
Adalah musik yang memiliki estetika atau keindahan yang mencapai tingkat mutu yang memuaskan dan mengandung nilai seni yang sangat tinggi.
Musik klasik lahir dan berkembang pada zaman setelah barok-Rokoko yang dimulai melalui karya Johann Stamitz.
Ciri-ciri (karakteristik) musik klasik :
a.             Peralihan dinamik dari pelan (descrendo) menjadi keras (crescendo) dan sebaliknya.
b.            Peralihan kecepatan dari mempercepat tempo (accelerando) atau menguranginya menjadi lambat (ritardando) dan sebaliknya.
c.             Hiasan ornament dibatasi pemakaiannya.
d.            Pemakaian harmoni akor tiga yang berlaku.
e.              Pemakaian accelereando (mempercepat tempo) dan ritardando (memperlambat tempo) dalam penyajian musik.
f.             Pembatasan pemakaian nada-nada penghias (ornamet).
g.            Pemakaian akor trinada.
Bentuk musik sonata, simfoni, concerto, dan karya-karya lepas (pieces) mengalami pendalamn dan penyempurnaaan yang ekspansif.

2.            Musik Jazz
Adalah jenis musik yang dimainkan atas dasar ritme dan perasaan disertai spontanitas dan dari permainan tersebut dihasilkan improvisasi-improvisasi.
Ciri-ciri musik jazz secara umum :
a.             Bass progresif (walking bass)
b.            Ritme menggantung/ patah-patah (syncope)
c.             Susunan melodi improvisasi
d.            Penggunaan akor dissonant
e.             Kebanyakan instrumental (lagu hanya dengan alat musik).
f.             Improvisasi relatif bebas
g.            Kebanyakan menggunakan alat-alat musik akustik
h.            Menggunakan standar teknologi rendah
i.              Memiliki tingkat kesulitan harmonisasi akor yang tinggi
j.              Teknik pengolahan lagu bervariasi
k.            Lagu berdurasi panjang
l.              Alat tiup dan piano mendominasi

Sejarah lahirnya musik jazz
Pada dasarnya, musik jazz berasal dari musik blues. Tahun 1861-1865 di Amerika Serikat berkecamuk perang saudara (civil war), antara pihak utara dan pihak selatan. Pihak utara dipimpin oleh Abraham Lincoln menghendaki perbudakan dihapuskan. Pihak selatan yang dipimpin oleh Kolonel Robert E. Lee tentu saja menolak, karena di daerah selatan banyak terdapat kawasan perkebunan yang banyak memperkerjakan budak-budak belian yang terdiri dari kaum Negro.
Demikian juga keadaan dikebun kapas milik orang Perancis yang terdapat di delta sungai Mississipi. Para budak belian yang kerja paksa tersebut dilarang berbicara satu sama lainnya, walau pada saat istirahat sekalipun, tetapi mereka diperkenankan menyanyi atau berpantun. Oleh karenanya pada waktu istirahat mereka bernyanyi dengan pantun sebagai sarana komunikasi dalam mencurahkan kepedihan hatinya. Mereka bernyanyi silih berganti, sementara yang lainnya mengiringi dengan bertepuk tangan atau memukul-mukul kayu dan benda-benda lainnya.

Setahun sekali orang-orang Perancis itu, merayakan hasil panen mereka dengan pesta yang disebut Mardi Grass, yang dimeriahkan oleh marching band. Sehari-harinya orang-orang Perancis sering memainkan musik tradisional yang mereka bawa dari Eropa yaitu musik klasik pada sore atau malam hari.
Pada waktu civil war berlangsung, banyak orang Perancis yang mengungsi dan meninggalkan rumah kediaman mereka beserta isinya. Budak-budak Negro itupun menemukan alat-alat musik yang ditinggalkan tuannya, dan mencoba memainkan instrumen tersebut. Para budak Negro tersebut meniru cara tuannya memainkan instrumen tersebut apa adanya dan asal bunyi saja.
Tanggal 9 April 1865, Kolonel Lee menandatangani perjanjian. Pihak selatan kalah dan perbudakan dihapuskan. Selanjutnya pada pesta Mardi grass, para Negro itu menari dan bernyanyi-nyanyi sepanjang jalan di New Orleans. Gaya nyanyian mereka kemudian disebut sebagai gaya New Orleans atau Blues.
Dengan berakhirnya civil war dan perang Amerika-Spanyol, banyak alat-alat marching band milik militer yang diperjual-belikan di took-toko loak (bekas). Para Negro itupun banyak yang membelinya, mereka memainkan alat-alat musik tersebut untuk mengiringi gaya menyanyi New Orleans ataupun instrumental. Itulah peristiwa yang disebut sebagai lahirnya atau asal mula musik Blues yang juga dikatakan sebagai lahirnya musik Jazz.
Blues sendiri berasal dari kata blue artinya sedih. Berdasarkan moment historal inilah maka dikatakan bahwa jazz adalah manifestasi tangis kesedihan kaum Negro yang mendambakan pembebasan dirinya dari perbudakan.


Tokoh-tokoh musik Jazz
a.             Louis Amstrong
Penyanyi, trompetis, dan pencipta lagu dengan julukan Scathmo. Dikenal karena teorinya tentang syncopation dan suara seraknya. Salah satu karyanya adalah Hello Dolly.
b.            Paul whiteman
Dirigen dan arranger Amerika yang lahir pada akhir abad ke-19. Ia banyak menggarap ilustrasi film. Salah satu karya yang penting adalah Rhapsody in blue dari karya Gershwin yang terkenal.
c.             Duke Ellington
Pemimpin orkes, aransir, pencipta, dan pianis yang merupakan tokoh besar jazz Negro-Amerika. Lahir di Washington 1899 dan wafat di New York 1974. Karya-karyanya yang popular dan menjadi lagu standar jazz, misalnya sophisticated lady, Mondigo, Solitude dan yang lain Such Sweet Thunder.
d.            Chris Barber
Pemimpin band, pemain trombone, dam pencipta lagu. Ia termasuk pemusik jazz paling baik dari Inggris pada dasawarsa 50-60 an. Album jazz-nya yang terkenal antara lain Collaboration.
e.             Charlie Parker
f.             Miles davis
g.            Ornette coleman

3.            Musik Rock
Adalah  aliran musik dalam  bentuk komposis melodi maupun harmoni penuh denga improvisasi dissonant (tidak enak didengar) yang memekakkan telinga.
Ciri-ciri musik Rock :
a.       Dibawakan oleh anak-anak muda dengan penuh emosi yang berkobar-kobar, sehingga bernyanyi sambil menjeri-jerit, berjingkrak-jingkrak sebebas mungkin.
b.      Menggunakan alat-alat elektrik (listrik) dan sound yang tajam (sangar).
c.       Syair/ lirik biasanya anti kemapanan dan protes social
d.      Berpakaian (kostum) apa adanya.
e.       Vokal mendapat bagian yang banyak
f.       Musik sudah diaransemen terlebih dahulu
g.      Mengikuti standar yaitu selalu sesuai dengan perkembangan teknologi
h.      Standar gramatik musik konserfatif berorientasi pada blues, harmoni-harmoni dasar, mayor-minor, diatonis, kadang-kadang ada unsure pentatonic
i.        Teknik pengolahan biasanya bentuk lagu pendek
Aliran-aliran dalam musik rock adalah progressive rock, alternative rock, punk, heavy metal, hard rock, garage rock, rock n roll.
Di awal kemunculannya (dasawarsa 1950-an) sangat dirisaukan oleh pihak kaum tua. Namun musik ini justru disenangi oleh kaum muda karena dianggap sebagai musik yang diharapkan memberi kebebasan gerak, sekaligus alat ekspresi diri, yang memberi pernyataan disertai pelepasan diri atas kungkungan yang berlaku.
Tokoh-tokoh musik Rock yang popular :
a.       Queen
Kelompok band yang palinh popular dan hebat di awal dasawarsa 1970-an. Beranggotakan Freddie Mercury (vokal), Brian May (gitar), Roger Taylor (bass), dan John Deacon (drum). Berhasil memadukan unsure klasik yang menghasilkan musik rock paling mewah dari musik yang ada pada saat inipun.
Lagu-lagunya yang sangat popular diantaranya : Queen, Bohemian Rhapsody, We are the Champion, dll.
b.      Rolling Stone
Kelompok Band paling tangguh sejak tahun 1964, terdiri dari Mick Jagger (vokal, harmonica), Keith Richard (gitar utama, vokal), Brian Jones (gitar, harmonica, sitar), Bill wyman (bass), dan Charlie Watts (drum).
c.       Scorpions, Emerson Lake Palmer, Deff Leppard, Deep Purple, Focus, Led Zeppelin, Radio Head, Montley Crue, Nazareth, White Lion, fire House, Jon bon Jovi, Mr. Big, Faith No More, guns N Roses, Poison, White Snake, Iron Maiden, Van Hallen, Aerosmith, Mettalica, Spultura, Nirvana, Linkin Park, dll.
d.      Fats Antoine Domino
Adalah penemu dari musik rock n roll yang saat itu secara tidak sengaja bermain di atas piano untuk gaya yang sdaat itu disebut honky tonk piano.
Pianis, penyanyi dan pencipta lagu ini lahir, lahir di New Orleans 1928.
e.       Elvis Presley
Penyanyi, gitaris, pencipta lagu, dan aktor, lahir di Tupello, Mississipi, 8 Januari 1935. Julukannya The King of Rock n Roll. Salah satu cirri yang membuat publik menyukainya adalah suaranya yang mirip orang kedinginan, selain wajahnya yang cakep, rambut serta pakaiannya yang khas, membuata banyak fans wanita menggilainya. Lagu perdananya yang cukup digandrungi adalah Heart Break Hotel. Lagu-lagunya lainnya antara lain : Love me tender, I feel so good, dll.
4.            Musik Pop
Musik ini identik dengan Band, yaitu kesatuan musik yang terdiri dari 4 hingga 8 orang yang membawakan lagu jenis pop dengan cirri dan gaya tersendiri yang mengutamakan beat (gerak irama), emosi dan hot.
Instrumen yang dipergunakan dalam band, tidak ditentukan jenisnya, namun pada umumnya satu perangkat alat musik terdiri dari : gitar (melodi,rhytm), gitar bass, organ/keyboard, drum serta tambahan saxophone, trompet, dll. Sehingga merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Kebanyakan grup band ternama beserta orang-orang top, sebagian besar di dominasi oleh negara Inggris seperti The Beatles dan Bee Gees (Australia).
a.       The Beatles
Berdiri di Liverpool Inggris, yang beranggotakan John Lennon (Lead vokal, pencipta lagu, piano, dan gitar ), Paul McCartney (gitar, piano, fuzz, vokal), George Harrison (Lead gitar, sitar ) dan Ringo starr (drum, vokal). Pengaruh musik Beatles sangat besar sekali ke penjuru dunia, banyak band bermunculan yang berkiblat padanya, baik dari segi musikalitas maupun gayanya. Lagu-lagunya banyak digemari, antara lain : I saw you standing there, Hey jude, Imagine, dll.
b.      Bee Gees
Band Australia dari periode rock akhir dasawarsa 1960-an, yang disebut-sebut sebagai pelopor sweet sound rock. Personilnya Barry Gibb (vokal), Maurice Gibb (bass), Robin Gibb (vokal, piano), Vince Melanoey (gitar), dan Colin Peterson (drum).
Bentuk musiknya banyak merangsang pemusik Indonesia, seperti : Koes Plus, Pan Bers, dan The Mercy’s. Lagu-lagunya yang hits antara lain : I star a joke, words, dll.
c.       Air Supply, ABBA, dll
5.            Musik Ska
Musik ska lahir tahun 1962 di Jamaika dari perpaduan musik R&B dan mento (paduan musik Afrika dan Jamaika). Pada saat itu jamaika sedang menggemari dan banyak meniru musik Amerika khususnya R&B dan Jazz. Maka, seseorang yang bernama Cecil Bustamente cambell – kemudian dikenal sebagai “Prince Buster”- mulai membuat sesuatu yang baru. Dia bekerjasama dengan pemain gitarnya yaitu  Jah Jerry untuk bereksperimen di musik. Mereka mencoba menitik beratkan ketukan after beat seperti itu kemudian menjadi cirri khas musik dari Jamaika hingga saat ini. Awalnya musik ska bersifaty instrumental. Lalu juga berkembang unsure vokalnya. Musik ska memeang dicirikan dengan dominannya suara instrumen brass/ tiup logam seperti terompet, trombone, juga saxophone. Musik ska kemudian menjadi musik komersil pertama dari Jamaika. Pada kenyataannya musik ska dikenal sebagai musik dansa rakyat Jamaika.
6.            Musik Reggae
Reggae berakar dari musik mento, ska, dan rocksteady (aliran ska yang lebih lambat). Reggae mulai berkembang pada akhir tahun 60-an di Jamaika. Saat itu generasi muda Jamaika sedang menyukai musik popular dari Amerika. Karena musik dari Amerika sedikit yang masuk ke Jamaika, maka musisi-musisi jalanan (street musicians) menciptakan musik ska pada awal tahun 60-an, kemudian, musik ska ini diubah lagi menjadi musik yang lebih banyak dimainkan dengan alat elektronik dan kemudian disebut musik reggae. Irama reggae yang lebih lambat daripada ska, lebih memungkinkan masuknya unsure vokal dalam musik ini. Istilah reggae sendiri tidak jelas asalnya. Diperkirakan berasal dari kota Jamaika untuk orang lusuh atau biasa. Salah seorang tokoh yang sangat berjasa pada perkembangan musik reggae adalah Bob Marley . Bob adalah tokoh legendaries yang dikenal sebagai bagian dari gerakan pembebasan kaum buruh di Jamaika yang diperlakukan tidak adil oleh kaum elit dalam tatanan social.               7.            Rhytm & Blues
Salah satu sumber kebanyakan aliran musik popular abad ke-20 adalah Blues. Aliran ini mulai berkembang pada tengah abad lalu di Amerika di antara orang kulit hitam yang kebanyakan merupakan buruh kasar.Diskriminasi ras yang masih kental pada saat itu membuat musik blues mencerminkan keterpencilan kaum buruh.
Rhytm & Blues adalah musik pernyataan budaya Amerika dan Afrika setelah Perang Dunia II 91939-1945) yang juga merupakan tanggapan terhadap musik popular Amerika. R&B adalah paduan dari jenis musik blues, jazz, boogie-woogie, dan musik gospel. Artis utama yang menampilkan gaya R&B adalah Nat King Cole pada tahun 1950.

Merancang Karya Musik

Standar Kompetensi :

1. Mengapresiasi karya seni musik
2. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
Kompetensi Dasar :
a.             Mengidentifikasi lagu mancanegara di Asia.
b.            Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu mancanegara di Asia.
c.             Mengaransir lagu mancanegara di Asia.
d.            Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia.
Indikator:
1.            Siswa dapat mengaransemen lagu mancanegara di Asia
2.            Siswa dapat menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia
A. Faktor – faktor karya musik
Faktor-faktor yang dibutuhkan oleh para komponis (pencipta lagu) agar karya musik yang dihasilkan berhasil baik (mutu), antara lain seperti berikut :
a. Jiwa komponis yang tercermin pada nada-nada hasil ciptaannya;
b. Keadaan pada zamannya;
c. Memiliki cita rasa musikal;
d. Pengetahuan teknik mencipta dalam bentuk komposisi (berupa tulisan), improvisasi (ciptaan sesaat bersifat sementara), serta aransemen (memperrindah ciptaan yang telah ada dan tidak.menghilangkan bentuk asli);
e. Ide/gagasan sendiri (murni); dan
f. Terampil membaca berbagai macam bentuk nada (huruf, angka, balok).
Setiap orang bisa berkarya seni musik asal dapat memenuhi syarat dalam pembuatan karya dan memiliki ide (gagasan) serta imajinasi yang kuat.
B. Prosedur dalam Merancang Karya Musik
a. Ada ide (gagasan) dan imajinasi.
b. Menentukan bentuk atau jenis karya cipta yang diinginkan.
c. Menguasai dan menentukan unsur musik yang sesuai dengan ide/gagasan.
d. Menentukan judul dan tema lagu.
e. Menentukan nada dasar.
f. Menentukan birama.
g. Menentukan melodi (not angka/balok/akor).
h. Membuat syair atau kalimat lagu.
i. Mencantumkan nama pencipta atau arranger.
C. Tahapannya adalah sebagai berikut:
1. Menentukan Jenis Karya Cipta Musik
Ada 3 jenis karya musik yang bersumber dari gagasan dan imajinasi yang diekspresikan secara murni (tidak plagiat atau jiplakan), yaitu :
a. Komposisi adalah suatu bentuk karya yang dicipta secara tertulis dan dapat dinikmati secara abadi. Hasil komposisi tersebut dilepas untuk diperdengarkan dan dinilai oleh orang banyak (publik). Yang menentukan karya cipta tersebut bermutu atau tidaknya adalah masyarakat umum.
b. Improvisasi adalah karya cipta seni seketika, berlangsung hanya sekali, spontanitas dan tidak bersifat abadi.
c. Aransemen atau transkip adalah bentuk ciptaan yang dihubungkan dengan musik. Arti aransemen adalah susunan dan transkip adalah ahli tulis. Contoh : Komposisi untuk sebuah orkestra besar dialih tuliskan menjadi karya musik yang dimainkan dengan organ atau gitar saja.
2. Teknik (Cara)
Teknik (cara) merancang karya musik dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Menyiapkan alat musik dan peralatan;
b. Memiliki koleksi lagu/musik;
c. Menentukan nada tertinggi dan terendah;
d. Menentukan nada dasar, pola irama, dan melodi pokok serta seluruh melodi;
e. Bersenandung dengan diiringi alat musik, tiap bait direkam dengan tape recorder, ditambahkan intro lagu;
f. Bunyi musik diputar dan dikoreksi;
g. Ditulis dengan notasi bait lagu dengan seluruh melodi, harmoni, akor, dan bas;
h. Setelah notasi selesai baru di bawahnya ditulis syair/kalimat lagu; dan
i. Menjadi teks/partitur sederhana.
3. Pembuatan Partitur (Teks Lagu)
Dalam membuat/menulis partitur lagu, perlu di analisis lengkap tentang :
a. Judul lagu terletak di atas dan ditulis dengan huruf besar;
b. Nada dasar lagu diletakkan di kiri atas;
c. Birama;
d. Pola irama yang dipakai;
e. Pencinta (komponis), di sebelah kanan atas;
f. Akor dengan huruf diletakkan di atas melodi;
g. Melodi dapat ditulis dengan not angka atau balok; dan
h. ditulis kalimat lagu di bawah melodi.
4. Memahami unsur Musik
Dalam menggubah/berkarya musik tidak lepas dari unsur-unsur musik. Berikut ini empat macam unsur utama musik, yaitu :
a. Melodi adalah tinggi rendahnya nada.
b. Harmoni adalah suara dua bnot atau lebih yang dimainkan sekaligus disebut juga trinada atau paduan nada.
c. Counterpoint adalah lagu tambahan yang mengiringi lagu,
d. Irama meliputi irama iringan dan irama lagu. Irama lagu adalah cepat lambatnya sebuah lagu dimainkan namun tidak sama dengan kecepatan musik (tempo).
Di samping unsur-unsur utama, ada pula unsur tambahan. Unsur tambahn tersebut meliputi : Tekstur musik (monopon, komopon, polipon); melodi (legato dan staccato); gaya musik, ritmik (ketukan, birama, aksen, tempo); dan tangga nada (mayor, dan minor).
5. Mengaransir Musik
Mengaransir adalah membuat karya musik berupa aransemen atau transkip. Aransemen berasal dari kata arrangement artinya susunan. Transkripsi artinya alih tulis. Contoh lagu orkes keroncong dialihtuliskan menjadi karya musik untuk gitar atau organ tunggal. Karya aransemen lebih representatif dibanding bentuk aslinva karena diolah, disusun, diatur, dan dirangkai lebih indah. Adapun bentuk-bentuk aransemen sebagai berikut :
a. Vokal (acapella), yang meliputi :
1) Paduan suara (anak-anak, dewasa, sejenis, campuran)
2) Ansabel vokal (duet, trio, kuartet), dan
3) Kelompok vokal.
b. Instrumentalia, meliputi : Instrumen dawai (dipetik, digesek), instrumen tiup, instrumen keyboard, dan instrumen perkusi perpaduan di antara keempat instrument.
c. Vokal dengan menggunakan iringan
Langkah-langkah membuat aransemen :v
1) Mengenal/menentukan karya musik atau lagu yang akan diaransir.
2) Menentukan kalimat lagu.
3) Menentukan harmoni, termasuk bas.
4) Menentukan melodi pokok.
5) Menulis seluruh melodi.
6) Menulis harmoni atau akord serta bassnya secara keseluruhan.
D.  Ketentuan pokok membuat kalimat/syair lagu :
a.Kalimat/syair lagutidak boleh tersendat-sendat dan harus mengalir.
b. Bentuk kalimat lagu dapat berup a: bentuk bebas, syair/sajak asli dan homofoni, dimulai dengan huruf awal : yang sama (aliterasi), sajak pada baris ke-1 dan ke-3, ke-2, dan ke-4.
c.Memperhatikan tata bahasa seperti : analogi, metafora, personifikasi, dan alegori
d. Pemenggalan kata pada kalimat lagu dibuat dengan benar. Contoh: am¬boi, bang-sa, te-lun-juk, me-ra-sa-kan,ins-stru-men.
Kalimat lagu diperlukan/ditulis apabila ciptaan musik tersebut untuk dinyanyi¬kan musik vokal). Letak kalimat lagu di bawah melodi (notasi angka, balok atau akord). Seperti apa kalimat/syair lagu yang baik itu? Kalimat/syair lagu yang baik adalah: bila dinyanyikan mudah dimengerti maksudnya; mudah untuk dihafal; isinya menarik dan menyentuh hati; dan susunan, kalimat indah, lembut/halus, atau bisa puitis.
Caramembuatatauvmenuliskomposisilagu,antaralai:
1).menentukanjudullagu,
2).Menentukannadadasar,
3)Menentukanbirama,
4)Menentukan(notangla,balokatauakord)
5)Menentukapolairama,
6)mencantumkansyair/lirikataukalimatlaguarranger(pembuataransemen).
6.MenulisKalimatLagu(SyaiLagu)
Kalimat lagu disebut juga syair lagu atau lirik lagu yang merupakan bagian dari tulisan nyanyian. Menulis nyanyian (song writing) merupakan bagian dari komposisi (ciptaan musik tertulis). Setiap komposisi dengan kalimat Iagu (syair/lagu) merupakan cerminan dari karakter dan jiwa atau curahan batindaripenggubah(pencipta)ataupenulisagu(komposer).
Pada umumnya, kalimat/yair lagu adalah sebagai ungkapan perasaan, gagasan, imajinasi dari pencipta lagu saat itu, sesuai situasi dan kondisi yang mempengaruhinya

Merancang Karya Musik


Standar Kompetensi :
1. Mengapresiasi karya seni musik
2. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
Kompetensi Dasar :
a.             Mengidentifikasi lagu mancanegara di Asia.
b.            Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu mancanegara di Asia.
c.             Mengaransir lagu mancanegara di Asia.
d.            Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia.
Indikator:
1.            Siswa dapat mengaransemen lagu mancanegara di Asia
2.            Siswa dapat menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia
A. Faktor – faktor karya musik
Faktor-faktor yang dibutuhkan oleh para komponis (pencipta lagu) agar karya musik yang dihasilkan berhasil baik (mutu), antara lain seperti berikut :
a. Jiwa komponis yang tercermin pada nada-nada hasil ciptaannya;
b. Keadaan pada zamannya;
c. Memiliki cita rasa musikal;
d. Pengetahuan teknik mencipta dalam bentuk komposisi (berupa tulisan), improvisasi (ciptaan sesaat bersifat sementara), serta aransemen (memperrindah ciptaan yang telah ada dan tidak.menghilangkan bentuk asli);
e. Ide/gagasan sendiri (murni); dan
f. Terampil membaca berbagai macam bentuk nada (huruf, angka, balok).
Setiap orang bisa berkarya seni musik asal dapat memenuhi syarat dalam pembuatan karya dan memiliki ide (gagasan) serta imajinasi yang kuat.
B. Prosedur dalam Merancang Karya Musik
a. Ada ide (gagasan) dan imajinasi.
b. Menentukan bentuk atau jenis karya cipta yang diinginkan.
c. Menguasai dan menentukan unsur musik yang sesuai dengan ide/gagasan.
d. Menentukan judul dan tema lagu.
e. Menentukan nada dasar.
f. Menentukan birama.
g. Menentukan melodi (not angka/balok/akor).
h. Membuat syair atau kalimat lagu.
i. Mencantumkan nama pencipta atau arranger.
C. Tahapannya adalah sebagai berikut:
1. Menentukan Jenis Karya Cipta Musik
Ada 3 jenis karya musik yang bersumber dari gagasan dan imajinasi yang diekspresikan secara murni (tidak plagiat atau jiplakan), yaitu :
a. Komposisi adalah suatu bentuk karya yang dicipta secara tertulis dan dapat dinikmati secara abadi. Hasil komposisi tersebut dilepas untuk diperdengarkan dan dinilai oleh orang banyak (publik). Yang menentukan karya cipta tersebut bermutu atau tidaknya adalah masyarakat umum.
b. Improvisasi adalah karya cipta seni seketika, berlangsung hanya sekali, spontanitas dan tidak bersifat abadi.
c. Aransemen atau transkip adalah bentuk ciptaan yang dihubungkan dengan musik. Arti aransemen adalah susunan dan transkip adalah ahli tulis. Contoh : Komposisi untuk sebuah orkestra besar dialih tuliskan menjadi karya musik yang dimainkan dengan organ atau gitar saja.
2. Teknik (Cara)
Teknik (cara) merancang karya musik dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Menyiapkan alat musik dan peralatan;
b. Memiliki koleksi lagu/musik;
c. Menentukan nada tertinggi dan terendah;
d. Menentukan nada dasar, pola irama, dan melodi pokok serta seluruh melodi;
e. Bersenandung dengan diiringi alat musik, tiap bait direkam dengan tape recorder, ditambahkan intro lagu;
f. Bunyi musik diputar dan dikoreksi;
g. Ditulis dengan notasi bait lagu dengan seluruh melodi, harmoni, akor, dan bas;
h. Setelah notasi selesai baru di bawahnya ditulis syair/kalimat lagu; dan
i. Menjadi teks/partitur sederhana.
3. Pembuatan Partitur (Teks Lagu)
Dalam membuat/menulis partitur lagu, perlu di analisis lengkap tentang :
a. Judul lagu terletak di atas dan ditulis dengan huruf besar;
b. Nada dasar lagu diletakkan di kiri atas;
c. Birama;
d. Pola irama yang dipakai;
e. Pencinta (komponis), di sebelah kanan atas;
f. Akor dengan huruf diletakkan di atas melodi;
g. Melodi dapat ditulis dengan not angka atau balok; dan
h. ditulis kalimat lagu di bawah melodi.
4. Memahami unsur Musik
Dalam menggubah/berkarya musik tidak lepas dari unsur-unsur musik. Berikut ini empat macam unsur utama musik, yaitu :
a. Melodi adalah tinggi rendahnya nada.
b. Harmoni adalah suara dua bnot atau lebih yang dimainkan sekaligus disebut juga trinada atau paduan nada.
c. Counterpoint adalah lagu tambahan yang mengiringi lagu,
d. Irama meliputi irama iringan dan irama lagu. Irama lagu adalah cepat lambatnya sebuah lagu dimainkan namun tidak sama dengan kecepatan musik (tempo).
Di samping unsur-unsur utama, ada pula unsur tambahan. Unsur tambahn tersebut meliputi : Tekstur musik (monopon, komopon, polipon); melodi (legato dan staccato); gaya musik, ritmik (ketukan, birama, aksen, tempo); dan tangga nada (mayor, dan minor).
5. Mengaransir Musik
Mengaransir adalah membuat karya musik berupa aransemen atau transkip. Aransemen berasal dari kata arrangement artinya susunan. Transkripsi artinya alih tulis. Contoh lagu orkes keroncong dialihtuliskan menjadi karya musik untuk gitar atau organ tunggal. Karya aransemen lebih representatif dibanding bentuk aslinva karena diolah, disusun, diatur, dan dirangkai lebih indah. Adapun bentuk-bentuk aransemen sebagai berikut :
a. Vokal (acapella), yang meliputi :
1) Paduan suara (anak-anak, dewasa, sejenis, campuran)
2) Ansabel vokal (duet, trio, kuartet), dan
3) Kelompok vokal.
b. Instrumentalia, meliputi : Instrumen dawai (dipetik, digesek), instrumen tiup, instrumen keyboard, dan instrumen perkusi perpaduan di antara keempat instrument.
c. Vokal dengan menggunakan iringan
Langkah-langkah membuat aransemen :v
1) Mengenal/menentukan karya musik atau lagu yang akan diaransir.
2) Menentukan kalimat lagu.
3) Menentukan harmoni, termasuk bas.
4) Menentukan melodi pokok.
5) Menulis seluruh melodi.
6) Menulis harmoni atau akord serta bassnya secara keseluruhan.
D.  Ketentuan pokok membuat kalimat/syair lagu :
a.Kalimat/syair lagutidak boleh tersendat-sendat dan harus mengalir.
b. Bentuk kalimat lagu dapat berup a: bentuk bebas, syair/sajak asli dan homofoni, dimulai dengan huruf awal : yang sama (aliterasi), sajak pada baris ke-1 dan ke-3, ke-2, dan ke-4.
c.Memperhatikan tata bahasa seperti : analogi, metafora, personifikasi, dan alegori
d. Pemenggalan kata pada kalimat lagu dibuat dengan benar. Contoh: am¬boi, bang-sa, te-lun-juk, me-ra-sa-kan,ins-stru-men.
Kalimat lagu diperlukan/ditulis apabila ciptaan musik tersebut untuk dinyanyi¬kan musik vokal). Letak kalimat lagu di bawah melodi (notasi angka, balok atau akord). Seperti apa kalimat/syair lagu yang baik itu? Kalimat/syair lagu yang baik adalah: bila dinyanyikan mudah dimengerti maksudnya; mudah untuk dihafal; isinya menarik dan menyentuh hati; dan susunan, kalimat indah, lembut/halus, atau bisa puitis.
Caramembuatatauvmenuliskomposisilagu,antaralai:
1).menentukanjudullagu,
2).Menentukannadadasar,
3)Menentukanbirama,
4)Menentukan(notangla,balokatauakord)
5)Menentukapolairama,
6)mencantumkansyair/lirikataukalimatlaguarranger(pembuataransemen).
6.MenulisKalimatLagu(SyaiLagu)
Kalimat lagu disebut juga syair lagu atau lirik lagu yang merupakan bagian dari tulisan nyanyian. Menulis nyanyian (song writing) merupakan bagian dari komposisi (ciptaan musik tertulis). Setiap komposisi dengan kalimat Iagu (syair/lagu) merupakan cerminan dari karakter dan jiwa atau curahan batindaripenggubah(pencipta)ataupenulisagu(komposer).
Pada umumnya, kalimat/yair lagu adalah sebagai ungkapan perasaan, gagasan, imajinasi dari pencipta lagu saat itu, sesuai situasi dan kondisi yang mempengaruhinya